Seluruh bangsa itu
menjawab bersama-sama: “Segala yang difirmankan Tuhan akan kami lakukan.” Lalu
Musa pun menyampaikan jawab bangsa itu kepada Tuhan.
(Keluaran 19:8)
Sebelum hukum taurat
diberikan, bangsa Israel meyakinkan diri di pasal 19, bahwa mereka sanggup
melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Sungguh hal yang terlalu berani
diucapkan. Namun Tuhan seolah menerima tantangan mereka dengan memberi 10 hukum
tepat di pasal berikutnya.
Di sinilah
letak awal kejatuhan bangsa Israel, yaitu tinggi hati. Seolah mereka ingin
membuktikan bahwa mereka bisa mendapatkan pembenaran di hadapan Tuhan dengan
perbuatan mereka sendiri. Sungguh hal yang miris, karena ketika hukum taurat
diberikan bangsa Israel justru sudah gagal di hukum yang pertama :
Jangan
ada padamu allah lain di hadapan-Ku. (Keluaran 20:3)
Amsal benar
saat berkata; Tinggi hati mendahului kehancuran. Kesomombongan sebenarnya adalah
bukti bahwa kita tidak mampu melakukan sesuatu yang kita sombongkan. Bangsa
Israel yang dengan berani berkata akan melakukan segala yang Tuhan perintahkan,
justru gagal di hukum pertama, bahkan sebelum Musa turun dan memberi hukum itu
kepada mereka, karena mereka sudah membuat patung anak lembu emas dan
menyembahnya.
Seringkali kita
memberi iblis alasan dan dasar yang kuat untuk mendakwa kita dengan kesombongan
kita, paahal sebenarnya tidak ada satupun yang benar-benar mampu mengikuti
perintah Tuhan tanpa cela. Orang percaya yang sungguh-sungguh hanya bisa
bertahan oleh karena kasih karunia Tuhan, dan karena Tuhan sendirilah yang
menjaga.
Bagi
Dia, yang berkuasa f menjaga supaya jangan kamu
tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda g dan penuh kegembiraan di
hadapan kemuliaan-Nya,
(Yudas 1:24)
Pembenaran kita
di hadapan Tuhan adalah murni pekerjaan Tuhan sendiri tanpa ada campur tangan
kita. Karena itu, adalah hal yang bodoh untuk melawan pencobaan dan godaan
dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri, karena faktanya kita tidak akan
pernah bisa.
Biarkan Tuhan
menolongmu dan bekerja dalam hidupmu.
-Jack Loloin-
29/January/2020
