12/14/2011
12/08/2011
Sent: Dec 8, 2011 5:54 PM
Trinity Becomes Popular at School
I remember that time when I was so legalistic even after I was born again. I tried to appear so spiritual but the more I tried the more I failed. In 2006 I got accepted in Nusa Cendana University, majoring Language and Art where I met many of those who later I call TRINITIANS (Members of Trinity Community). It wasn't easy though since I started by trying to be very spiritual that even if I have a good personality but not many people wanted to be near me as they thought they're sinners and they just can't be friend with me. There was a sort of gab between me and them.
I remember one day, a friend who was a punk kid at school came to me and asked how it feels to be a Christian and join the Trinity. I could see the desire in him to feel the transformation as well. So I invited him to join us in the bible study where he received Christ personally. Halleluyah!!!
Many times in suffering I feel like I just wanna give up but looking at their spiritual growth, man, it revives my spirit again. I really feel like a father in this community.
The year is almost end and how I smile everytime I look back to the days and the fellowship that God has blessed us with.
We're looking forward to what God has in store for all of us.
11/27/2011
11/18/2011
SUSAN
Syalom:D,,
Trinity is a new community for me,, many testimonies that I have listened about trinity. Since I joined on oct until now I feel more enthusiastic to God and how the teaching changed my paradigm that with God is nothing is impossible,,
MEY
For me Trinity has been like my 2nd home. The same thing between Trinity n my "real" home is that it provides "good food" for me which is the truth of God. I learn so many things about God n His greatest plan of salvation through Jesus Christ. It changed me a lot. i used to b a worrier, i never really had strong believe about something even in God. i was born in Christian family but never really knew who Jesus Christ is, but then i was born again spiritually through JC in Trinity, have new brothers n sisters, have a closer relationship with God and the most important thing is that i know for sure that i'll b with God in heaven. what a great reward!!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
11/16/2011
1 Korintus 10:31 "Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah."
__________________________________________
Kita sering mendengar kata "pahlawan" diucapkan hari-hari ini.
Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan kata pahlawan?
Saya pikir kita telah kehilangan arti kata ini di era modern sekarang ini.
Pahlawan adalah seseorang yang melakukan sesuatu tanpa pamrih dan penuh pengorbanan.
Pahlawan adalah seseorang yang menempatkan kebutuhan orang lain di atas dirinya sendiri.
Saya berpikir dalam budaya kita sekarang, kita memiliki banyak selebriti namun pahlawan sangat sedikit.
Kadang-kadang kita tidak tahu siapa yang layak mendapat sebutan pahlawan yang sebenarnya sampai beberapa waktu kemudian.
Kadang mereka mengambil sebuah posisi sebelum posisi tersebut menjadi terkenal atau melakukan sesuatu sebelum hal itu sepenuhnya dipahami.
Tetapi dengan berlalunya waktu, kita mengenal mereka sebagai pahlawan.
Berbeda dengan seorang pahlawan yang mungkin mendapatkan pengakuan yang layak, seorang pahlawan tanpa tanda jasa jarang mendapatkan pengakuan.
Mereka adalah orang-orang yang bekerja di belakang layar, mereka adalah yang melakukan banyak hal berat tapi jarang dihargai untuk itu.
Alkitab dipenuhi dengan pahlawan tanpa tanda jasa.
Salah satu orang yang muncul di pikiran saya adalah Andreas.
Ketika Andreas mulai mengikuti Yesus, hal pertama yang dilakukannya adalah mencari saudaranya dan mengatakan padanya, "Kami telah menemukan Mesias". (Yohanes 1:41)
Andreas adalah salah satu dari orang-orang yang memiliki kakak yang dominan, Simon Petrus.
Petrus adalah orang yang akan selalu memimpin orang lain.
Jadi Andreas bisa saja dengan mudah berkata, "Kamu tahu, aku bahkan tidak akan menceritakan kepadanya tentang hal ini. Aku ingin Yesus untuk diriku sendiri."
Tapi, Andreas pergi dan mencari saudaranya.
Bahkan, setiap kali kita membaca tentang Andreas di Alkitab, dia selalu membawa seseorang untuk datang pada Yesus.
Andreas selalu bekerja di balik layar.
Andreas adalah teladan untuk semua orang Kristen.
Betapa luar biasanya hal-hal yang bisa dicapai jika kita tidak berpikir tentang penghargaan terlebih dahulu, namun kita hanya fokus untuk mengerjakan yang bisa dilakukan, untuk membawa kemuliaan bagi Tuhan.
Para pahlawan tanpa tanda jasa akan mendapatkan tempat khusus di hati Tuhan.
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Daniel 4-6; Filemon 1
__________________________________________
Tuhan menghargai orang-orang yang mau bekerja di belakang layar demi kemuliaan-Nya meskipun tanpa menerima penghargaan pada awalnya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)
Kisah Para Rasul 6:8 "Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak."
__________________________________________
Stefanus, salah seorang pahlawan tanpa tanda jasa dari Gereja mula-mula adalah seorang pemuda dengan begitu banyak janji Tuhan dalam hidupnya.
Karena kesetiaannya, dia terpilih untuk menjadi diakon pada masa gereja mula-mula.
Banyak yang mengira pada saat itu Stefanus akan memiliki pelayanan yang besar didepannya, dikarenakan dia masih muda.
Namun karena khotbahnya, dia dipanggil oleh Mahkamah Agama Yahudi untuk memberi penjelasan.
Mahkamah Agama dapat dikatakan sebagai Mahkamah Agung pada jaman itu, yang beranggotakan orang-orang yang berkuasa.
Mereka tidak suka dengan khotbah Stefanus tentang Yesus Kristus sebagai Mesias dan mereka memanggilnya oleh karena hal itu.
Jika saja Stefanus berhati-hati, dia bisa pulang untuk kembali menikmati makan malam.
Tapi sebaliknya, pemuda ini melihat kemungkinan untuk menjangkau Mahkamah Agama Yahudi dengan Injil.
Alkitab mengatakan bahwa wajahnya bersinar seperti malaikat (lihat Kisah 6:15), dan dia mulai berkhotbah kepada mereka.
Segera setelah Stefanus berkhotbah mereka menjadi begitu marah dan mereka memutuskan untuk mengeksekusi Stefanus.
Jadi, mereka melemparinya dengan batu sampai mati.
Dan bahkan pada saat-saat terakhir hidupnya yang masih begitu muda, dia berteriak, "Tuhan, janganlah dosa ini ditanggungkan ke atas mereka!" (Kis 7:60)
Saya percaya kesaksian Stefanuslah yang membawa Saulus dari Tarsus (kemudian menjadi Paulus), di bawah keyakinan dari Roh Kudus.
Oleh karena tindakan martir yang dilakukan oleh Stefanus, Saulus pergi untuk memburu orang-orang Kristen, yang akhirnya berujung pada pertobatannya.
Hal inilah yang perlu kita ingat, kita tidak tahu berapa lama waktu kita di Bumi.
Kita semua mempunya tugas, sebuah panggilan untuk dipenuhi, dan lama waktu kita hidup tidak ditentukan oleh genetis dan statistik, tetapi ditentukan oleh Tuhan.
Jadi tujuan kita adalah untuk tetap berada di jalan Tuhan dan melakukan apa yang telah Tuhan tetapkan bagi kita.
Apakah Anda bertekad untuk tetap berjalan di jalan Tuhan?
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Daniel 7-9; Ibrani 1:1-14
__________________________________________
Ingatlah selalu untuk tetap berjalan di jalan Tuhan supaya panggilan-Nya tergenapi dalam hidup kita yang singkat di dunia ini.
(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)
Popular Posts
-
# I know there many mansions in my Father's house but why can't I have my own bedroom? # How can I work on your stuff while you g...
Author Info
Cari Blog Ini
Like This Theme
featured Slider
About Me
Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.









