Enter Slide 1 Title Here

Enter Slide 2 Title Here

Enter Slide 3 Title Here

1/15/2012

Kamu itu temen macem apa sih?
Mang kenapa?
Teganya mencuri hatiku jadi aku ingat kamu selalu.
(asseeek) :D

Nganggur gak? Temenin aku jalan yuk
Kemana bang?
Temenin menjalani sisa hidupku.
(Haãjarrrrr blehh) :D

Eh, kamu tahu gak?
Tahu apa?
Panas setahun dihapus hujan sehari,
Jomblo setahun dihapus kamu sehari.
(priiikitiuwww):D

Senyum kamu kayak baking soda
Kok bisa?
Bikin senyumku ikutan mengembang.
(tarrreeeek mang) :D

Kmu tau gak?
Orang2 selalu berkata ada musim panas ada musim dingin.
Kan emank iya.
Ya sech, tapi.... Sejak kenal kamu, yang aku tau cuma 1 musim... Musim rindu.
‎​​(galauuu...)

Dan kamu tau gak? Sejak kenal kamu, bawaanya pengen belajar terus deh.
Macyak ceeeeih.
Belajar jadi yang terbaik buat kamu.
>̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡

Temenin aku ke rumah sakit yuk?
Ngapain?
Hati aku ilang nih.
Kok bisa?
Diambil kamu. 
(iihiirr...)

Mencintaimu itu kaya mancing ikan.
Maksudnya?
Sekali dapet, gk akan aku lepas lagi
(yipi ye yipi yow) :D

Kamu suka makan kerupuk yah?
Kok tau?
Tawa kamu renyah banget, suka deh. 
‎​​​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ..

Tau motto yamaha?
Tau abg 'yamaha selalu didepan'
Biarin deh yamaha semakin di depan, aku maunya di samping kamu aja
(jiah..)

Cuma ada 3 manis alami di dunia ini, gula, madu dan KAMU
Hadoohh ‎​(ˇ_ˇ'!l)

Jari kamu bagus ya?
Masya sech?
Apalagi kalo ada jari aku di sela-selanya.
‎​​​
(Hahahha, ampunnnn) :D

Kita ke toko bunga yuk!
Mau beli apa?
Beli bibit cinta buat ditanam di hatimu
(wkwkwk) :D

Motto Trans TV ap Ϋªª. ?
Trans TV milik kita bersama
Kalo aku milik kamu selamanya.
(yipi ye yipi yow) :D

Ntar tolong izinin aku, yah.
Izinin apa?
Izinin aku mencintai kamu sekali ini saja
(Prikitiuw...) :D

Tau gk, mencintaimu kayak pipis di kolam renang.
Hah, kok bisa?
Iya, gk keliatan, tapi hangatnya terasa.:/
Powered by Telkomsel BlackBerry®
15 Januari 2012

Bacaan Hari ini :
Yehezkiel 34:26 "Aku akan menjadikan mereka dan semua yang di sekitar gunung-Ku menjadi berkat; Aku akan menurunkan hujan pada waktunya; itu adalah hujan yang membawa berkat."
_________________________________________

Biarkan saya mengajukan pertanyaan.
Apakah Anda percaya Tuhan ingin memberkati Anda?
Anda mungkin berkata, "Ya," tetapi dalam hati Anda apakah Anda benar-benar percaya ini benar?

Luangkan waktu sejenak untuk membaca Yehezkiel 34:26 "... Aku akan menyebabkan hujan turun pada waktunya, akan ada hujan berkat."

Saya percaya Alkitab mengajarkan kita bahwa ada musim pencobaan, demikian juga ada musim berkat luar biasa yang datang dari Allah.
Dan musim berkat yang luar biasa ini tidak boleh dianggap remeh.
Kita harus memanfaatkan momentum tersebut dan memanfaatkan dengan sebaik mungkin ketika musim berkat itu datang.

Jangan salah, Tuhan itu baik sepanjang waktu, dan Dia adalah baik untuk semua.
Belas kasihan-Nya tersedia atas segala karya-Nya.
Dia menerbitkan matahari-Nya untuk mereka yang baik dan yang jahat, dan Dia menurunkan hujan untuk orang benar dan orang yang tidak benar.
Kenyataan dari hal ini, Allah itu baik bahkan untuk orang yang tidak baik karena sifat-Nya adalah baik.

Namun, ada berkat yang lebih melimpah dan lebih kaya yang datang dari tangan Tuhan.
Dan berkat-berkat melimpah ini hanya datang kepada mereka yang melakukan hal tertentu.

Besok saya ingin mengajak Anda untuk melihat ke dalam kitab Galatia.
Ketika kita melihat ayat-ayat ini, kita akan menemukan bahwa meskipun Allah itu baik bagi semua, berkat-berkat yang kaya, melimpah dan lebih besar datang kepada mereka yang melakukan hal tertentu.
Bersama kita akan melihat apa saja hal-hal tersebut.

Hari ini, saya hanya ingin Anda memahami kebenaran bahwa Allah ingin memberkati kehidupan Anda dalam cara yang luar biasa.
_________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 36-38; Matius 10:21-42
_________________________________________

Kebenarannya adalah Tuhan ingin memberikan berkat yang luar biasa melimpah bagi kita yang percaya pada-Nya.
(Diterjemahkan dari Answers for Each Day by Bayless Conley)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

1/14/2012

My friend John always has something to tell me. He knows so much that young men have to have older and more worldly wise men to tell them. For instance who to trust, how to care for others, and how to live life to the fullest.

Recently, John lost his wife Janet. For eight years she fought against cancer, but in the end her sickness had the last word.

One day John took out a folded piece of paper from his wallet. He had found it, so he told me, when he tidied up some drawers at home. It was a small love letter Janet had written. The note could look like a school girl’s scrawls about her dream guy. All that was missing was a drawing of a heart with the names John and Janet written in it. But the small letter was written by a woman who had had seven children; a woman who fought for her life and who probably only had a few months left to live.

It was also a beautiful recipe for how to keep a marriage together.

Janet’s description of her husband begins thus: “Loved me. Took care of me. Worried about me.”

Even though John always had a ready answer, he never joked about cancer apparently. Sometimes he came home in the evening to find Janet in the middle of one of those depressions cancer patients so often get. In no time he got her into the car and drove her to her favorite restaurant.

He showed consideration for her, and she knew it. You cannot hide something for someone who knows better.

“Helped me when I was ill,” the next line reads. Perhaps Janet wrote this while the cancer was in one of the horrible and wonderful lulls. Where everything is — almost — as it used to be, before the sickness broke out, and where it doesn’t hurt to hope that everything is over, maybe forever.

“Forgave me a lot.”

“Stood by my side.”

And a piece of good advice for everyone who looks on giving constructive criticism as a kind of sacred duty: “Always praising.”

“Made sure I had everything I needed,” she goes on to write.

After that she has turned over the paper and added: “Warmth. Humor. Kindness. Thoughtfulness.” And then she writes about the husband she has lived with and loved the most of her life: “Always there for me when I needed you.”

The last words she wrote sum up all the others. I can see her for me when she adds thoughtfully: “Good friend.”

I stand beside John now, and cannot even pretend to know how it feels to lose someone who is as close to me as Janet was to him. I need to hear what he has to say much more than he needs to talk.

“John,” I ask. “How do you stick together with someone through 38 years — not to mention the sickness? How do I know if I can bear to stand by my wife’s side if she becomes sick one day?”

“You can,” he says quietly. “If you love her enough, you can.”

1/09/2012

1/03/2012

Popular Posts

Edited by Jack Loloin. Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

Cari Blog Ini

Like This Theme

featured Slider

About Me

Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.

Like us

Facebook

About me

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Praesent non leo vestibulum, condimentum elit non, venenatis

eros.

Kontributor

Contact us

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Categories

Our Team

Slider (Add Label Name Here!) (Documentation Required)

I am the Author



Video of the Day

Sponsor

y