4/10/2011

Hari ini saya melihat sebuah acara di TV yang sangat menginspirasi saya. Acara itu menceritakan kisah hidup seorang ibu bernama Tukiyem yang berjuang keras dengan suaminya untuk menghidupi keluarga dengan sepuluh orang anak mereka. Si ibu tidak memiliki keahlian lain selain memasak untuk keluarga sedangkan suaminya adalah seorang pelukis yang sehari-hari menawarkan lukisannya kepada orang-orang di jalan.

Tidak banyak yang mereka hasilkan dari menjual lukisan sang suami. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan di tambah lagi dengan kebutuhan sepuluh orang anak, mereka semakin terpuruk. Keadaan seperti itu memaksa ibu Tukiyem untuk mendatangi rumah sahabat, kenalan dan tetangga untuk meminta bantuan. Sekalipun sudah bersusah payah keadaan mereka nampaknya tak berubah. Mereka hampir saja menyerah. Di tengah kesulitan yang menghimpit, ibu Tukiyem mencoba untuk memulai usaha kecil dari kemampuan memasaknya, namun apa daya mereka tak memiliki modal. Akhirnya, keterpurukan mereka membawa ibu Tukiyem bertemu dengan seorang pedangang keturunan Cina bernama ibu Rahayu. Ibu Rahayu memiliki sebuah toko sederhana yang menjual peralatan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari. Dalam kesibukan kerjanya di toko, ia didatangi ibu Tukiyem yang pada saat itu sedang mencari orang yang mungkin bisa membantunya secara finansial untuk memulai usahanya. Dengan penuh belas kasihan, walaupun mereka tidak saling kenal satu sama lain namun ibu Rahayu akhirnya mengambil satu dari barang jualannya yaitu sebuah panci presto dan memberikannya pada ibu Tukiyem dengan harapan pemberiannya dapat berguna dan menolong ibu Tukiyem untuk memulai usahanya, yakni bandeng dan ayam presto.

Setelah saat itu mereka tidak pernah lagi bertemu, karena tempat tinggal mereka yang terpisah jarak. Dengan panci presto itu akhirnya ibu Tukiyem memulai usaha kulinernya, yaitu bandeng dan ayam presto. Dengan tiada lelah ia menawarkan masaknnya kepada setiap orang yang ditemuinya. Sesulit apapun hidup, ibu Tukiyem tak pernah menyerah. Kesepuluh orang anaknya menjadi motivasi tersendiri baginya untuk terus berjuang membantu suaminya.
Ibu Rahayu sendiri, karena himpitan ekonomi akhirnya menutup tokonya dan beralih ke usaha baru yaitu biro perjalanan. Banyaknya orang yang dia temui membuat dia lupa pada orang yang pernah ditolongnya, sampai pada suatu hari setelah dua puluh tahun sejak ia masih menjadi pedagang ia didatangi seseorang dengan menggunakan mobil bersama keluarganya dan disertai kru dari sebuah stasiun TV. Dengan kebingungan ia bertanya siapa mereka dan mengapa ada juru kamera? Dengan penuh senyuman seorang ibu yang sudah tua menyodorkan sebuah parcel yang berisi bandeng presto kepada ibu Rahayu sambil berkata , "saya Tukiyem dan anda pernah membantu saya dua puluh tahun yang lalu pada saat saya sedang kesusahan dengan memberikan kepada saya sebuah panci presto." "Hari ini saya mau berterima kasih kepada anda, karena kebaikan anda sekarang kesepuluh orang anak saya sudah berhasil bahkan ada yang berhasil menjadi dokter". Dari sebuah panci presto ibu Tukiyem memulai usaha cateringnya dari nol.

Ibu Rahayu sendiri masih tidak percaya. Dua puluh tahun yang berlalu membuat ia lupa bahwa ia pernah membantu ibu Tukiyem, karena pada waktu itu mereka tidak saling mengenal. Namun kebaikan hati ibu Rahayu telah mengubah hidup ibu Tukiyem dan keluarga. Ia sendiri tidak menyadari bahwa panci presto yang pernah ia berikan telah menjadi titik balik dari kehidupan satu keluarga.

Kita mungkin tidak melihat adanya keuntungan dalam menolong orang lain apalagi mereka yang tidak kita kenal, tapi kita tidak pernah tahu bahwa satu perbuatan baik kita yang kecil bisa membawa perubahan besar dalam hidup seseorang.
Kisah di atas juga mengajarkan kepada kita untuk tidak pernah melupakan orang yang pernah berjasa dalam kehidupan kita tak peduli sekecil apapun pertolongan mereka.

Mari sama-sama kita membawa perubahan besar dengan memulainya dari satu hal kecil yang nyata.

DSR : Do Something Real.

God bless you,
-Jack Loloin-
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Popular Posts

Edited by Jack Loloin. Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

Cari Blog Ini

Like This Theme

featured Slider

About Me

Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.

Like us

Facebook

About me

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Praesent non leo vestibulum, condimentum elit non, venenatis

eros.

Kontributor

Contact us

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Categories

Our Team

Slider (Add Label Name Here!) (Documentation Required)

I am the Author



Video of the Day

Sponsor

y