3/27/2012

Akhirnya saya punya kesempatan nulis lagi :) . Saya ingin berbagi sesuatu yang selalu jadi pertanyaan dalam hidup saya dan tentunya anak-anak Tuhan yang lainnya.
Sesuatu yang sering membuat kita frustasi, yaitu pertanyaan tentang "Kenapa?".
Belakangan ini saya benar-benar diuji. Saya sempat merasa lemah dan mempertanyakan kuasa Tuhan. Waktu-waktu belakangan ini sulit sekali, tapi saya belajar untuk mengambil suatu pelajaran dari semua yang terjadi. Puji Tuhan sejauh ini semua masalah yang saya alami menghasilkan tulisan seperti ini yang memberkati saya secara pribadi dan saya berharap memberkati anda juga. Yaaah, kelihatannya banyak tapi coba anda luangkan waktu sejenak, baca dan doa saya anda menemukan sesuatu di dalamnya.

Hidup ini memang penuh misteri. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan. Kita hanya perlu bersiap diri anytime. Yeah, kadang kesulitan, kekecewaan, kesakitan dan penderitaan datang tanpa permisi.
Siapa sih yg tidak pernah menderita? Siapa sih yg tidak pernah kecewa dan putus asa? Hal-hal itu normal bagi setiap orang, namun sangat mampu membuat orang yg mengalaminya menjadi tidak normal alias gila.

Saya tidak bicara dari sisi orang yang tidak percaya, melainkan dari sisi orang yang sudah mengenal kebenaran dan hidup dalam Kristus. Suatu kenyataan yang kurang menyenangkan bahwa penderitaan merupakan bagian dari kehidupan Kristen.
Dunia akan menjadi training field bagi kita yang akan mempersiapkan kita untuk kekekalan. Terima atau tidak, percaya atau tidak, dunia ini hanya persinggahan sementara. Tujuan Tuhan bagi kita bersifat kekal. Ya, Dia memberkati kita dalam kehidupan ini, tapi itu bukan segalanya karena Ia ingin memberkati kita lebih dari yang dapat kita bayangkan, yaitu dalam kekekalan.

Kadang hal ini dan itu terjadi dan kita tidak tidak mengerti kenapa, bahkan sebagai anak Tuhan kita jadi kehilangan semangat dan kecewa. Saya pribadi mengalaminya. Kenapa ini terjadi, kenapa itu terjadi? Apa saya kurang berdoa? Apa saya kurang peka terhadap Tuhan? Banyak hal yang membuat saya tidak mengerti, tapi itu akan menjadi bagian dari hidup kita yang hanya Tuhan yang tahu kenapa.

Sering kali kita berpikir segala sesuatu berjalan dengan baik, bahkan sangat baik, kita berpikir sudah mendapat pekerjaan yang baik, bertemu dengan orang yang tepat, masuk dalam sekolah yang terbaik, namun justru berujung kekecewaan, sakit hati, kesedihan dan penyesalan. Kenapa, kenapa dan kenapa? Ada apa dengan kenapa?

"Kenapa" menjadi pertanyaan yang paling sering ditanyakan. Kenapa hidupku begini, kenapa keluargaku seperti ini, kenapa aku dikhianati, kenapa dan kenapa...?
Kadang mengesalkan ketika kita tidak melihat adanya perubahan yg signifikan dalam kehidupan kita, keluarga kita, study kita, dan lain sebagainya. Sangat mudah bagi kita untuk menjadi lemah dan kehilangan pengharapan. Saya pribadi, seringkali mengalami gesekan dalam hubungan dengan saudara/i di rumah, mengingat kondisi kami yang sudah tidak memiliki orang tua. Kadang saya tidak terima kenapa Tuhan mengizinkan hal-hal tertentu terjadi dalam keluarga saya, apalagi melihat posisi saya sebagai seorang yang terlibat aktif dalam pelayanan. Kenapa ini terjadi, kenapa itu terjadi? Selalu pertanyaannya adalah kenapa.

Kalau mau dihitung, entah sudah berapa banyak kata kenapa terungkap dari mulut kita. Memangnya salah kalau kita bertanya kenapa? Yaa, Tidak juga. Bahkan Yesus sendiri dalam penderitaan-Nya bertanya "kenapa". (Ya Bapa, mengapa Engkau meninggalkan Aku?)
Sebagai manusia, sangat mudah bagi kita untuk mempertanyakan kehendak dan maksud Tuhan dalam hidup kita. Tapi itulah yang menunjukkan kalau kita adalah manusia biasa.

Seandainya kita perhatikan, kita akan melihat bahwa ungkapan "Kenapa" merupakan sebuah ekspresi natural yang menunjukkan bahwa kita adalah makhluk terbatas yang selalu ingin tahu alasan dibalik terjadinya sesuatu dalam hidup kita. Tapi yang ingin saya katakan adalah, manusia mempunyai kecendrungan alami untuk ingin tahu segalanya. Dan sering kali rasa ingin tahu yang besar itu menguasai kita dan akhirnya membuat kita merasa bahwa Tuhan itu tidak adil dalam hal tertentu. Kita bertanya 'kenapa' dan tanpa kita sadari kita merasa diri lebih hebat dari Tuhan.

Ini yang saya pelajari sejauh ini ;
TUHAN TAHU APA YANG SEDANG IA PERBUAT.
Apapun yang terjadi tidak terlepas dari control Nya... Ada amin??? :D
Selalu ingat bahwa Tuhan belum selesai dengan anda, jadi jangan pernah menginterupsi pekerjaanNya dengan pertanyaan "kenapa?"
Kita kadang tidak mengerti apa yang sedang Tuhan kerjakan, tapi itu bukan berarti Tuhan tidak mengerti apa yang sedang Ia kerjakan.

Ketika anda ingin bertanya kenapa, ingatlah bahwa anda adalah bejana di tangan Tuhan. Sama seperti bejana di tangan penjunan, demikianlah kita di tangan Tuhan. Ketika sebuah bejana terlihat buruk, itu semata-mata karena sang penjunan belum selesai dengannya. Kadang tanah liat harus dibanting, dihancurkan, dibentuk dan proses yang sama berulang sampai sang penjunan mendapatkan bentuk yang direncanakannya. Bayangkan bila tanah liat bisa berbicara dan bertanya "kenapa" bentukku seperti ini, sedangkan si penjunan belum selesai bekerja dengannya. Bukankah itu konyol?

Kadang kita bertindak bodoh seperti itu, sayapun demikian. Mempertanyakan pekerjaan Tuhan yang sebenarnya belum selesai dengan kita. Kita menyalahkan Tuhan saat kita melihat hidup kita yang berantakan. Saya yakin saat kita mengeluh seperti itu, Tuhan justru tersenyum geli sambil berkata "Heellllooouuww, Gue belon selesai kalleee"

Pernahkah anda melihat hal konyol ketika anda pergi ke salon dan seorang pelanggan protes terhadap orang yang memotong rambutnya mengenai model rambut yang sebenarnya belum selesai dikerjakan?
Yang jelas bukan salah si penata rambut.

Kita perlu belajar sabar dan menantikan waktu Tuhan, mengetahui bahwa Ia pasti akan menyelesaikan pekerjaanNya yang sudah Ia mulai dalam hidup kita dan pada waktu itu, kita akan mencapai bentuk yang sempurna seperti yang sudah Ia rencanakan.
Jangan pernah memaksa diri kita untuk mengerti cara kerja Tuhan, karena itu hanya akan membuat kita sakit kepala. Percaya saja bahwa segala sesuatu indah pada waktunya.

"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. TETAPI MANUSIA TIDAK DAPAT MENYELAMI PEKERJAAN YANG DILAKUKAN ALLAH DARI AWAL SAMPAI AKHIR."
(Pengkhotbah 3:11).

"Jangan pernah menilai sesuatu dari prosesnya tetapi dari hasilnya."

Maksud saya adalah, sama seperti sebuah bejana kelihatan buruk oleh karena sang penjunan memang belum selesai dengannya, demikian pula hidup kita. Ketika masalah datang, ketika ada gesekan dalam hubungan, kekecewaan, dendam dan sebagainya, itu semata-mata karena Tuhan belum selesai dengan kita! Sebaliknya kita patut bersyukur disaat masalah datang, karena itu merupakan bukti bahwa Tuhan sedang mengerjakan sesuatu dalam hidup kita.

Sekali lagi saya ingatkan, tujuan dan rencana Tuhan bagi anda bersifat kekal! Dia tidak sekedar menyiapkan anda untuk kehidupan di dunia ini, karena dunia ini hanya sementara. Kenyataannya, Ia sedang memproses anda dan mempersiapkan anda melalui penderitaan, kesakitan, masalah, dan pergumulan anda untuk mendewasakan anda dan untuk menghasilkan dalam anda suatu karakter yang akan terus anda bawa sampai pada kekekalan.

Tetap kuat, teman, dalam masalahmu! Ketahuilah bahwa hasil dari pembentukan ini bersifat kekal. Untuk mendapatkan sesuatu yang bersifat kekal, wajar kalau prosesnya menyakitkan.

Tapi satu penghiburan yang menguatkan dalam firman Tuhan berkata :
"Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada AKHIRNYA pada hari Kristus Yesus."
(Filipi 1:6).

Segala sesuatu ada akhirnya! Saya ingat sebuah kutipan yang berkata : "ada akhir dari semua perjalanan, tapi pada akhirnya perjalanan itulah yang paling penting."

Apapun yang anda alami sekarang, ketahuilah bahwa anda sedang dalam perjalanan. Dalam perjalanan itu kadang anda melewati bukit dan lembah. Tapi sekali lagi janji firman Tuhan berkata : ""Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:4).

Saya yakin bahwa dalam segala hal Tuhan bekerja untuk membawa kita dalam rencanaNya. Memang tidak mengenakkan tapi saya yakin hasilnya luar biasa.
Hari ini mungkin anda merasa buruk, sayapun demikian. Masalah dalam keluarga membuat saya muak dan kadang saya lepas kendali dan mengeluh.
Belakangan ini saya bagai orang yang berjalan tanpa nyawa. Apapun yang saya lakukan seolah tak membuat saya bahagia, saya habiskan banyak waktu sendiri, saya rasa berada pada titik terendah dalam hidup. Yaah, percayalah apa yang saya tulis dan yang sedang anda baca tidak sebanding dengan apa yang benar-benar terjadi.

Kemaren saya berbincang dengan seorang teman yang juga sedang bergumul dengan hidupnya. Sempat terlontar dari mulutnya pertanyaan, "Jack, apa Tuhan benar-benar ingin kita semua hidup bahagia, apa mungkin masalah kita akan selesai? Kalau iya, kapan? Kenapa kenyataannya berbalik?"

Saya sendiri tidak tahu bagaimana menjawabnya, karena sayapun sedang bergumul. Namun satu hal saya tahu adalah bahwa pertanyaannya seharusnya bukanlah
"Kenapa", melainkan "Apa". Apa yang sedang Tuhan rencanakan dengan semua yang kita lewati. Semakin kita bertanya kenapa, semakin kita menjadi gila karena alkitab sendiri berkata dalam Pengkhotbah 3:11 bahwa kita takkan pernah mengerti pekerjaanNya.

Dalam kelemahan dan masalah yang begitu berat, saya harus kuatkan diri saya untuk kembali berdiri dan menyatakatan "Tuhan, walaupun sulit dan berat untuk mengatakannya tapi tetap aku katakan AKU PERCAYA"

*sigh* ... Kita harus kuat! Dibandingkan dengan kekekalan, penderitaan sekarang ini tak ada apa-apanya.
Saya ingin berterima kasih kepada semua teman yang sudah mendukung saya dalam doa selama ini sehingga saya bisa bertahan.
Tetap doakan saya. Suatu hari ketika Tuhan sudah memulihkan saya, jadikan cerita saya sebuah kesaksian bagi anda dan orang-orang terdekat anda yang sedang bergumul. :)

Sekian dulu catatannya. Makasih sudah mau membacanya, Tuhan berkati.


-Jack Loloin_The giant slayer-

Popular Posts

Edited by Jack Loloin. Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

Cari Blog Ini

Like This Theme

featured Slider

About Me

Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.

Like us

Facebook

About me

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Praesent non leo vestibulum, condimentum elit non, venenatis

eros.

Kontributor

Contact us

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Categories

Our Team

Slider (Add Label Name Here!) (Documentation Required)

I am the Author



Video of the Day

Sponsor

y