11/27/2011
11/18/2011
SUSAN
Syalom:D,,
Trinity is a new community for me,, many testimonies that I have listened about trinity. Since I joined on oct until now I feel more enthusiastic to God and how the teaching changed my paradigm that with God is nothing is impossible,,
MEY
For me Trinity has been like my 2nd home. The same thing between Trinity n my "real" home is that it provides "good food" for me which is the truth of God. I learn so many things about God n His greatest plan of salvation through Jesus Christ. It changed me a lot. i used to b a worrier, i never really had strong believe about something even in God. i was born in Christian family but never really knew who Jesus Christ is, but then i was born again spiritually through JC in Trinity, have new brothers n sisters, have a closer relationship with God and the most important thing is that i know for sure that i'll b with God in heaven. what a great reward!!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
11/16/2011
1 Korintus 10:31 "Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah."
__________________________________________
Kita sering mendengar kata "pahlawan" diucapkan hari-hari ini.
Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan kata pahlawan?
Saya pikir kita telah kehilangan arti kata ini di era modern sekarang ini.
Pahlawan adalah seseorang yang melakukan sesuatu tanpa pamrih dan penuh pengorbanan.
Pahlawan adalah seseorang yang menempatkan kebutuhan orang lain di atas dirinya sendiri.
Saya berpikir dalam budaya kita sekarang, kita memiliki banyak selebriti namun pahlawan sangat sedikit.
Kadang-kadang kita tidak tahu siapa yang layak mendapat sebutan pahlawan yang sebenarnya sampai beberapa waktu kemudian.
Kadang mereka mengambil sebuah posisi sebelum posisi tersebut menjadi terkenal atau melakukan sesuatu sebelum hal itu sepenuhnya dipahami.
Tetapi dengan berlalunya waktu, kita mengenal mereka sebagai pahlawan.
Berbeda dengan seorang pahlawan yang mungkin mendapatkan pengakuan yang layak, seorang pahlawan tanpa tanda jasa jarang mendapatkan pengakuan.
Mereka adalah orang-orang yang bekerja di belakang layar, mereka adalah yang melakukan banyak hal berat tapi jarang dihargai untuk itu.
Alkitab dipenuhi dengan pahlawan tanpa tanda jasa.
Salah satu orang yang muncul di pikiran saya adalah Andreas.
Ketika Andreas mulai mengikuti Yesus, hal pertama yang dilakukannya adalah mencari saudaranya dan mengatakan padanya, "Kami telah menemukan Mesias". (Yohanes 1:41)
Andreas adalah salah satu dari orang-orang yang memiliki kakak yang dominan, Simon Petrus.
Petrus adalah orang yang akan selalu memimpin orang lain.
Jadi Andreas bisa saja dengan mudah berkata, "Kamu tahu, aku bahkan tidak akan menceritakan kepadanya tentang hal ini. Aku ingin Yesus untuk diriku sendiri."
Tapi, Andreas pergi dan mencari saudaranya.
Bahkan, setiap kali kita membaca tentang Andreas di Alkitab, dia selalu membawa seseorang untuk datang pada Yesus.
Andreas selalu bekerja di balik layar.
Andreas adalah teladan untuk semua orang Kristen.
Betapa luar biasanya hal-hal yang bisa dicapai jika kita tidak berpikir tentang penghargaan terlebih dahulu, namun kita hanya fokus untuk mengerjakan yang bisa dilakukan, untuk membawa kemuliaan bagi Tuhan.
Para pahlawan tanpa tanda jasa akan mendapatkan tempat khusus di hati Tuhan.
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Daniel 4-6; Filemon 1
__________________________________________
Tuhan menghargai orang-orang yang mau bekerja di belakang layar demi kemuliaan-Nya meskipun tanpa menerima penghargaan pada awalnya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)
Kisah Para Rasul 6:8 "Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak."
__________________________________________
Stefanus, salah seorang pahlawan tanpa tanda jasa dari Gereja mula-mula adalah seorang pemuda dengan begitu banyak janji Tuhan dalam hidupnya.
Karena kesetiaannya, dia terpilih untuk menjadi diakon pada masa gereja mula-mula.
Banyak yang mengira pada saat itu Stefanus akan memiliki pelayanan yang besar didepannya, dikarenakan dia masih muda.
Namun karena khotbahnya, dia dipanggil oleh Mahkamah Agama Yahudi untuk memberi penjelasan.
Mahkamah Agama dapat dikatakan sebagai Mahkamah Agung pada jaman itu, yang beranggotakan orang-orang yang berkuasa.
Mereka tidak suka dengan khotbah Stefanus tentang Yesus Kristus sebagai Mesias dan mereka memanggilnya oleh karena hal itu.
Jika saja Stefanus berhati-hati, dia bisa pulang untuk kembali menikmati makan malam.
Tapi sebaliknya, pemuda ini melihat kemungkinan untuk menjangkau Mahkamah Agama Yahudi dengan Injil.
Alkitab mengatakan bahwa wajahnya bersinar seperti malaikat (lihat Kisah 6:15), dan dia mulai berkhotbah kepada mereka.
Segera setelah Stefanus berkhotbah mereka menjadi begitu marah dan mereka memutuskan untuk mengeksekusi Stefanus.
Jadi, mereka melemparinya dengan batu sampai mati.
Dan bahkan pada saat-saat terakhir hidupnya yang masih begitu muda, dia berteriak, "Tuhan, janganlah dosa ini ditanggungkan ke atas mereka!" (Kis 7:60)
Saya percaya kesaksian Stefanuslah yang membawa Saulus dari Tarsus (kemudian menjadi Paulus), di bawah keyakinan dari Roh Kudus.
Oleh karena tindakan martir yang dilakukan oleh Stefanus, Saulus pergi untuk memburu orang-orang Kristen, yang akhirnya berujung pada pertobatannya.
Hal inilah yang perlu kita ingat, kita tidak tahu berapa lama waktu kita di Bumi.
Kita semua mempunya tugas, sebuah panggilan untuk dipenuhi, dan lama waktu kita hidup tidak ditentukan oleh genetis dan statistik, tetapi ditentukan oleh Tuhan.
Jadi tujuan kita adalah untuk tetap berada di jalan Tuhan dan melakukan apa yang telah Tuhan tetapkan bagi kita.
Apakah Anda bertekad untuk tetap berjalan di jalan Tuhan?
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Daniel 7-9; Ibrani 1:1-14
__________________________________________
Ingatlah selalu untuk tetap berjalan di jalan Tuhan supaya panggilan-Nya tergenapi dalam hidup kita yang singkat di dunia ini.
(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)
Matius 6:30 "Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?"
__________________________________________
Martin Lloyd Jones mengatakan, "Memiliki iman yang sedikit berarti kita dikuasai oleh keadaan kita dan bukannya menguasai keadaan."
Khawatir merupakan indikasi dari kurangnya iman.
Yesus berkata, "Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?" (Matius 6:30)
Yesus tidak mengatakan, "Anda tidak memiliki iman."
Sebaliknya, Dia bertanya, "Mengapa Anda memiliki iman yang begitu sedikit?"
Ada orang-orang yang percaya bahwa Tuhan akan menyelamatkan jiwa mereka, tetapi mereka memiliki kesulitan untuk percaya bahwa Tuhan akan menyediakan kebutuhan mereka atau memecahkan masalah mereka atau menjawab doa-doa mereka.
Mereka percaya pada Yesus untuk keselamatan, tetapi mereka sulit mempercayai-Nya untuk hal-hal lain.
Ketika sebuah tantangan atau ujian datang pada mereka, mereka seakan terseret dengan itu.
Jadi bagaimana supaya iman kita kuat?
Bagaimana kita bertumbuh di dalamnya?
Iman kita akan bertumbuh dari mendengar Firman Tuhan, karena Alkitab berkata, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17)
Tapi ini bukanlah berbicara hanya mendengar; hal ini membutuhkan perhatian disertai dengan niat.
Ada berbagai cara untuk mendengarkan.
Anda dapat mendengarkan dan membiarkan pikiran Anda mengembara.
Atau, Anda dapat mendengar Firman Tuhan dan merenungkan Firman Tuhan, dan iman Anda akan tumbuh.
Iman kita juga tumbuh saat kita menggunakannya -- dengan mengambil Firman Tuhan dan menerapkannya.
Kadang-kadang kita memperlakukan iman seolah-olah itu adalah telur yang rapuh, ketika pada kenyataannya, iman itu seperti otot yang tumbuh kuat melalui penggunaan.
Kita perlu bertumbuh dalam iman kita.
Berharap perkataan ini tidak akan dikatakan pada kita, "Wahai kamu yang beriman kecil!"
Mari kuasai keadaan kita dan jangan membiarkan keadaan menguasai kita.
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Hosea 6-10; Ibrani 3:1-6
__________________________________________
Kekhawatiran adalah tanda dari iman yang kurang, kita perlu bertumbuh dan terus memperkuat iman kita melalui pendengaran Firman Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)
11/15/2011
11/11/2011
Popular Posts
-
# I know there many mansions in my Father's house but why can't I have my own bedroom? # How can I work on your stuff while you g...
Author Info
Cari Blog Ini
Like This Theme
featured Slider
About Me
Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.




