1/28/2020



'dan mereka berkata kepada Musa: “Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir? Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini.” '
(Keluaran 14:11-12)
Bangsa Israel dibebaskan untuk beribadah kepada Tuhan, karena selama dalam perbudakan mereka takkan punya pilihan lain selain tunduk dan melakukan apapun yang diperintahkan tuannya. 

Ini merupakan gambaran yang tepat terhadap dosa yang memperbudak kita dan bagaimana Tuhan melepaskan kita. Tuhan membebaskan kita dari dosa artinya kita sekarang bebas untuk menyembah Tuhan dan beribadah kepadaNya dan tidak harus lagi patuh pada dosa. Karena kita dibebaskan dari perbudakan dosa, dosa tidak punya lagi kuasa atas kita. Sebagaimana seorang hamba yang ditebus dan dibebaskan, ia tidak lagi wajib mematuhi perintah tuannya, karena penebusan itu menghancurkan hubungan tuan dan hamba antara kita dan dosa. Sebagaimana Mesir tidak berkuasa lagi atas Israel, demikian pula dosa tidak lagi berkuasa atas kita umat tebusan Bapa.

Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.
 (Roma 6:14)

Memang dosa itu memikat dan seringkali kita terpesona dan merasa berat untuk benar-benar berkata tidak padanya. Orang Israel mengalaminya ketika mereka teringat akan makanan di Mesir dan berharap kembali kesana dan tidak mati di padang gurun. Padahal di seberang sana ada tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madu.

Inilah yang terjadi bila kita kehilangan kekaguman pada Tuhan dan janjiNya, kita akan kembali pada dosa yang lama. Ini merupakan hal yang tragis, karena dengan demikian kita secara tidak langsung berkata bahwa dosa kita lebih indah dan lebih memuaskan daripada Tuhan.
Untuk itulah kita perlu terus diingatkan akan janji Tuhan dan betapa bernilainya janji itu. Dengan firman Tuhan kita bisa diingatkan terus akan Tuhan dan janjiNya yang indah bagi kita.
Selama kita tidak kagum dengan Tuhan, selama itu pula kita akan terus jatuh di dosa yang sama.

Jack Loloin
27/01/2020


Popular Posts

Edited by Jack Loloin. Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

Cari Blog Ini

Like This Theme

featured Slider

About Me

Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.

Like us

Facebook

About me

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Praesent non leo vestibulum, condimentum elit non, venenatis

eros.

Kontributor

Contact us

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Categories

Our Team

Slider (Add Label Name Here!) (Documentation Required)

I am the Author



Video of the Day

Sponsor

y