11/03/2012

Tak disangka sekarang sudah November. Waktu berlalu begitu cepat. Sudah hampir setahun dan tak terhitung peristiwa yang terjadi sepanjang tahun ini. Dari suka duka, canda tawa, keberhasilan, penolakan dan banyak hal lain yang membuatku belajar. Kalau aku ringkas, maka tema umum untuk hidupku tahun ini adalah "Integritas". Bukan karena aku sudah berhasil menjadi orang yang punya integritas, tapi justru karena aku punya masalah dengan integritas. "INTEGRITAS", Satu kata dengan makna yang begitu dalam. Aku menilai diriku sendiri dan aku dapati kebanyakn dari kegagalanku di tahun ini dikarenakan kurangnya integritas. Aku tidak melakukan apa yang aku katakan atau lebih tepatnya, aku tidak MENJADI apa yang aku katakan. Dan tentu saja orang tidak senang akan hal itu. Namun butuh waktu yang tidak singkat sampai akhirnya aku sadar akan kelemahanku di area ini. Kadang kita terlalu tidak peka sehingga kita tak bisa melihat kekurangan kita sendiri. Dan untuk itu, aku akhirnya mengerti mengapa Tuhan terkadang mengizinkan situasi atau orang-orang tertentu untuk ada dalam hidup kita untuk menunjukan kepada kita kekurangan kita. Karena kadang suara orang lain berbicara lebih keras daripada suara hati kita sendiri. Di sinilah letak masalahnya! Ketika kita menolak untuk sepakat dengan apa yang ada dalam hati kita. Kadang kita tahu kita salah, kita mengakui kita salah, tapi kita tidak melakukan apa-apa mengenai hal itu. Kadang kita tahu apa yang harus kita lakukan, namun kita tidak melakukannya. Lebih parah lagi, banyak kali kita tahu apa yang benar tapi kita tidak melakukannya. Karena terkadang apa yang benar muncul dalam rupa yang tidak menarik, memalukan, bahkan kadang menakutkan dan membahayakan. Dan akhirnya kita cendrung memilih melakukan apa yang menurut kita baik, sekalipun kita tahu, tidak semua yang baik itu benar.
Kadang aku benci pada diriku sendiri, namun itu takkan merubah keadaan. Seseorang harus bertindak dan itu adalah aku sendiri. Aku tahu aku harus berubah, tapi aku tidak bisa tanpa bantuan orang lain. Aku akui kelemahanku, aku akui semua kelalaianku. Aku tidak bangga akan semua pencapaianku, apalah artinya kalau akhirnya aku menjadi orang yang berbeda. Yang aku inginkan dan butuhkan hanyalah perubahan ke arah yang lebih baik. Terlalu lama aku berusaha untuk tetap kuat dan menguatkan orang lain, tapi mungkin inilah saatnya aku membutuhkan orang lain untuk menguatkanku. Inilah saatnya aku harus berlutut dan mengakui , "Tuhan, aku bukan apa-apa tanpaMu!" Aku minta maaf jika ada teman-teman yang merasa tidak nyaman dengan kelemahanku selama ini. Mungkin ada janji-janji yang tak aku tepati, kata-kata sombong yang kosong. Aku minta maaf. Tegur aku saat aku salah. Aku membutuhkannya. Aku merendahkan diri untuk menerima setiap teguran demi kebaikanku. Aku bergumul dengan integritas dan aku ingin menang. AKU HARUS MENANG!!!
Aku butuh banyak doa yang yang dikirim ke surga atas namaku. Aku juga butuh serangan teguran saat aku tak melakukan apa yang aku katakan atau saat aku tak MENJADI seperti yang aku katakan. Aku mohon, jangan menyerah atas diriku. Aku butuh bantuan. Aku hanya ingin berubah. Terima kasih.

Popular Posts

Edited by Jack Loloin. Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

Cari Blog Ini

Like This Theme

featured Slider

About Me

Hi, I am the author Elegance Blog.This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.

Like us

Facebook

About me

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Praesent non leo vestibulum, condimentum elit non, venenatis

eros.

Kontributor

Contact us

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Categories

Our Team

Slider (Add Label Name Here!) (Documentation Required)

I am the Author



Video of the Day

Sponsor

y